Mengenal Lebih Dekat Perkembangan Artificial Intelligence Beserta Fungsinya

Card image cap

Teknologi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) pertama kali diperkenalkan pada tahun 1956 di Konferensi Darthmouth. Meski begitu, teknologi ini telah dipersiapkan sejak tahun 1943 yang berlandaskan pengetahuan fisiologi dasar dan fungsi sel syaraf otak, analisis formal tentang logika proposisi, dan teori komputasi Turing.

Dalam perkembangannya, Kecerdasan Buatan sempat melambat pada tahun 1966 akibat program yang muncul tidak mengandung pengetahuan pada subjeknya. Pada akhirnya, mulai tahun 1969 Kecerdasan Buatan menjadi sistem berbasis pengetahuan yang dirancang untuk memecahkan masalah mulai dari pengetahuan kimia, hingga diagnose medis.

Sampai hari ini, teknologi Kecerdasan Buatan terus dikembangkan dan menjadi sesuatu yang umum digunakan oleh masyarakat. Salah satunya pada perangkat smartphone. Anda dapat dengan mudah mencari sesuatu yang dibutuhkan menggunakan smartphone, itu merupakan salah satu kinerja AI dalam kehidupan sehari-hari.

Perkembangannya juga dapat dilihat dari 3 jenis teknologi yang digolongkan ke dalam sebuah Artificial Intelligence, di antaranya :

 

1.       Neural AI

Perkembangan yang pertama adalah Neural AI yang populer di kalangan ilmuwan komputer pada tahun 1980-an. Jenis AI yang satu ini merupakan sistem pengetahuan yang tidak direpresentasikan ke dalam bentuk simbol, melainkan dalam bentuk neuron buatan, mirip seperti otak yang sudah direkrontruksi dengan baik.

Berbagai pengetahuan yang telah dikumpulkan, dipecah menjadi bagian yang lebih kecil dan dihubungkan ke dalam sebuah kelompok. Pendekatan seperti ini lebih dikenal sebagai metode bottom-up dan bekerja dari bawah. Jadi, sistem harus dilatih untuk mengumpulkan pengetahuan yang lebih banyak berdasarkan pengalaman yang ada.

2.       Neural Networks

Kedua, jenis Neural Network, merupakan jenis sistem yang diatur ke dalam lapisan yang saling terhubung satu sama lain melalui proses simulasi. Input menjadi lapisan paling atas yang memiliki fungsi yang sama dengan sensor. Sensor berguna sebagai penerima informasi yang kemudian diproses ke sistem.

Terdapat dua sistem atau lebih dalam kumpulan sistem yang tersusun secara hierarki. Output menjadi lapisan paling bawah pada Neural Networks dengan jumlah neuron yang sangat sedikit. Lapisan-lapisan tersebut kemudian mengirim dan mengklasifikasikan informasi melalui koneksi.

3.       Symbol-manipulating AI

Ketiga, ada jenis Symbol-manipulating AI yang merupakan jenis AI dengan beragam eksperimen. Dapat dikatakan, AI yang satu ini bekerja dengan simbol abstrak dan termasuk dalam perancangan yang membutuhkan eksperimen atau percobaan. Eksperimen dilakukan untuk menguji sistem kecerdasan manusia yang direkonstruksi pada tingkat yang lebih terstruktur.

Hasil eksperimennya berupa informasi yang bekerja dengan simbol bersifat abstrak yang akan dibaca oleh developer. Koneksi yang terbentuk bersifat abstrak dan hasil kesimpulannya logis, serta lebih tertata.

 

 

AI terus dikembangkan untuk memberikan manfaat dan membantu kinerja manusia dalam kehidupan sehari-hari. Seiring berkembangnya AI, ditemukan berbagai fungsi, di antaranya :

1.       Analisis Data Lebih Cepat

AI mampu menganalisis data lebih cepat, sekalipun data dalam ukuran besar. Data yang dimasukkan pada sistem dengan Kecerdasan Buatan akan diproses dan hasil analisis didapatkan dengan lebih cepat dan volume yang lebih besar. Setiap hasil komputasi dari AI diperoleh secara berkelanjutan dan optimal.

2.       Automisasi Pembelajaran dan Penemuan Berulang

Automisasi yang dilakukan oleh sistem dengan Kecerdasan Buatan merupakan tugas yang sering dilakukan dengan volume tinggi, dan terkomputerisasi dengan handal tanpa mengalami kelelahan. Sehingga memungkinkan peneliti melakukan beberapa eksperimen dan dalam satu waktu secara cepat dan hasilnya optimal.

3.       Akurasi Sempurna

Akurasi hasil analisis data yang dilakukan oleh sistem dengan Kecerdasan Buatan mendekati sempurna, selama program yang diperintahkan sesuai. Berdasarkan algoritmanya, AI memberikan data analisis yang cepat, akurat, dan tepat dengan apa yang dimasukkan ke dalam program yang dijalankan. 

 

Adanya teknologi Kecerdasan Buatan terbukti memberikan banyak manfaat dan memudahkan manusia dalam kehidupan sehari-hari. AI membantu manusia dalam berbagai bidang. Mulai dari industri, perbankan, teknologi informasi, manufaktur, hingga kesehatan.

Dalam bidang kesehatan, AI membantu tenaga kesehatan dalam proses rekam medis dan mengontrol perilaku pasien yang sebagian besar digunakan pada perangkat rumah sakit. Selain itu, AI memiliki peran penting dalam mendeteksi virus Covid-19 yang saat ini dalam kondisi darurat.

Teknologi Kecerdasan Buatan diterapkan ke dalam ByeCovid yang merupakan Web Portal dengan kecerdasan Artifisial (AI) untuk mendeteksi Covid-19 dan Pneumonia lebih cepat dan akurat. Tanpa memerlukan alat khusus dan install aplikasi, Covid-19 dapat dideteksi hanya menggunakan hasil rontgen thorax, dengan akurasi lebih dari 90%.

Ingin tahu lebih lanjut tentang ByeCovid? Hubungi :

E-mail : [email protected]

Telepon : 021 - 723 7982

Handphone : 0856-9709-3937


Tags: Covid-19 Teknologi Artifical Intelligence AI Teknologi Kecerdasan Buatan Kecerdasan Buatan dalam Bidang Kesehatan Manfaat Kecerdasan Buatan Manfaat Kecerdasan Buatan di Bidang Kesehatan Keuntungan Menggunakan Teknologi Kecerdasan Buatan Perkembangan Teknologi Kecerdasan Buatan Perkembangan Artificial Intelligence Fungsi Kecerdasan Buatan Neural AI Neural Networks Symbol-manipulating AI
  • Follow: